Detail

Blog Image

Pencegahan Bunuh Diri: Bagaimana Mencegah Seseorang Bunuh Diri?

Ns. Rendi Yoga Saputra

 

Sering kita merasakan keinginan untuk menolong dan memberikan dukungan pada orang sekitar yang nampak sedang menghadapi ujian kehidupan, namun kita tidak tahu bagaimana memulainya, kita menjadi sangat panik dan malah membuat segalanya menjadi lebih buruk. Kata bunuh diri tampaknya menakutkan dan membuat gusar untuk banyak orang, hal ini wajar apabila kita memiliki pandangan demikian. Coba lebih dalam lagi bertanya pada diri kita pertanyaan berikut ini, “Bagaimana mungkin kita dapat membujuk orang agar tak melakukan bunuh diri?”. Jawabannya ternyata sangatlah sederhana, hanya dengan berbicara dengan orang tersebut dan menunjukkan bahwa kita peduli, ternyata mampu menjadi bantuan yang luar biasa.

Beberapa artikel ilmiah yang merekam kesaksian dari orang-orang yang hampir saja mengakhiri hidupnya disertai kesaksian orang yang membantu mereka, menunjukkan bahwa ketika sedang berlangsung percobaan tindakan bunuh diri, percakapan yang bersahabat dan kebaikan yang sederhana memiliki efek luar biasa mengubah keinginan mengakhiri hidup seseorang.

 

Sebenarnya ada banyak cara mencegah bunuh diri, namun Mental Health Foundation (MHF) merangkum cara sederhana tapi membuat perubahan besar, yaitu dengan singkatan WAIT.

 

W: WATCH. (Lihat)

Lihat tanda-tanda dari stress dan perilaku yang tak biasanya dari orang sekitar. Contohnya perubahan perilaku seseorang yang tiba-tiba menghindari bertemu atau menghindari kontak mata dengan orang lain, diam yang berlebihan, mudah tersinggung dan menunjukkan ledakan emosi sedih atau marah yang tak biasanya. Selain itu kenali tanda adanya topik pembicaraan mengenai kematian atau bunuh diri.

 

A: ASK. (Tanyakan: “Apakah kamu sedang memiliki pikiran untuk bunuh diri?”)

Mungkin membaca pertanyaan tersebut membuat kita khawatir bagaimana jika malah akan mendorong mereka melakukan bunuh diri. Tapi yang terjadi justru sebaliknya: menanyakan tentang hal itu akan mengurangi kemungkinan bunuh diri dan dapat menjadi awal sebuah percakapan yang menyelamatkan nyawa. Mampu berbicara tentang perasaan yang sedang dialami akan membantu seseorang merasa lebih diakui, dihargai keberadaannya dan mendapatkan alam perasaan yang lebih baik.

 

I: It Will Pass. (Ini akan segera berlalu)

Dalam pembicaraan Anda, yakinkan bahwa pikiran mereka tentang bunuh diri akan menghilang. Tidak serta merta saat ini juga, namun pasti akan berkurang dan menghilang bersama waktu.

 

T: Talk to Others. (Bicara dengan orang lain)

Dorong dan yakinkan untuk mencari pertolongan dari orang lain ataupun pelayanan kesehatan untuk mulai berkonsultasi serta mendiskusikan perasaannya.

 

Bagaimana kita dapat menolong orang yang akan bunuh diri?

Sangat alami apabila kita merasakan gugup dan takut untuk memulai percakapan dengan orang yang sedang dalam masalah berat dan berniat bunuh diri. Tetap ingatlah bahwa dapat berbicara tentang apa yang mereka rasakan adalah cara ampuh menolong mereka, seperti halnya perhatian dan fokus kita pada mereka. Jadilah pendengar yang baik dalam situasi ini dengan :

  1. Fokuskan perhatian pada orang tersebut. Jauhkan handphone dan buatlah kontak mata, biarkan mereka tahu bahwa anda sedang mendengarkan.
  2. Hindari berbicara tentang diri kita, ataupun membandingkan dengan apa yang pernah kita alami, topik dan percakapan harus berfokus pada mereka.
  3. Berikan mereka waktu untuk bicara, tak perlu terburu-buru. Mereka membutuhkan waktu yang lebih lama dalam merangkai kata. Apabila mereka diam atau menangis, berikan waktu, kita tak perlu langsung berbicara.
  4. Gunakan waktu itu untuk menunjukkan bahwa kita mendengarkan dan kita ada di samping mereka mencoba untuk mengerti posisi mereka. Caranya adalah dengan merangkum pembicaraan masalah mereka dan biarkan mereka membenarkan apabila kita salah paham.
  5. Gunakan pertanyaan terbuka, seperti “Bagaimana perasaanmu saat ini?” daripada pertanyaan tertutup dengan jawaban “ya atau tidak”. Dorong orang tersebut menjelaskan apa yang mereka rasakan.
  6. Pastikan dan katakan di mana mereka dapat mencari pertolongan jika memerlukan seseorang yang ahli seperti Psikiater dan Psikolog untuk membantu mengatasi masalah dan gangguan yang dialami.

 

Ternyata kebaikan dan perhatian yang kita anggap biasa saja, bisa mengubah keputusasaan menjadi harapan dan mencegah orang lain untuk melakukan hal-hal buruk terhadap dirinya. Menjadi pribadi yang penuh kasih dan peka pada kehidupan sosial disekitar, menjadikan kita  berkarakter ideal dalam hidup bermasyarakat. Indonesia telah mewariskan nilai kepedulian dan kebaikan, nilai itu tak boleh hilang dalam kehidupan kita. Untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih hebat di masa yang akan datang. 

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials