Detail

Blog Image

KONSUMSI IKAN TINGKATKAN KECERDASAN DAN IMUNITAS

Sukesi, S.Gz,RD

 

Protein merupakan salah satu unsur zat gizi yang diperlukan tubuh untuk nutrisi otak dan juga meningkatkan imunitas tubuh. Sumber makanan yang tinggi akan protein salah satunya adalah ikan. Ikan memiliki keunggulan, antara lain sebagai sumber protein dan omega-3 yang dapat mendukung program pemerintah dan solidaritas masyarakat dalam penanganan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat terdampak bencana (termasuk pandemi COVID-19). Kegiatan perikanan menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi masyarakat yaitu nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar hasil perikanan.

 

Ikan termasuk salah satu asupan hewani dengan kualitas baik untuk mendukung pertumbuhan fisik, otak, dan kesehatan anak. Hal ini dikarenakan pada ikan banyak terdapat zat gizi diantaranya terdapat protein sekitar 20%, omega 3, vitamin, A, D, B6, dan B12. Mengkonsumsi ikan akan membuat daya tahan tubuh manusia menjadi kuat karena tidak mengandung asam lemak jenuh. Dengan meningkatkan konsumsi ikan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari kegiatan produksi penangkapan, budidaya, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan sehingga bisa mensejahterakan masyarakat.

 

Keunggulan Zat gizi ikan

 

 

 

  1. Protein

sangat berperan dalam sistem imunitas tubuh, terutama untuk proses penyembuhan. Komposisi asam amino lengkap dari ikan memungkinkan proses penyembuhan optimal. Asam amino taurin lebih lengkap dari bahan makanan lain. Taurin berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita. Protein pada ikan lebih tinggi dari protein serealia dan kacang-kacangan . Selain itu protein ikan mudah dicerna, terutama bagi balita yang sistem pencernaannya belum sesempurna orang dewasa.

 

  1. Mineral :
  • Zinc : membantu kerja enzim dan hormon. Zinc sangat penting dalam regulasi DNA, sintesis protein, berperan dalam mekanisme antioksidan seluler tubuh, serta membantu dalam perlawanan infeksi bakteri dan virus.
  • Zat besi pada ikan : jauh lebih mudah diserap tubuh dibandingkan sumber lain seperti serealia atau kacang-kacangan. Zat besi juga membantu mencegah terjadinya anemia.
  • Iodium : mencegah terjadinya penyakit gondok, menunjang tumbuh kembang anak dan kecerdasannya.
  • Selenium : membantu metabolisme tubuh, sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, dan mencegah penyakit degeneratif seperti jantung koroner.

 

  1. Lemak

EPA dan DHA (Omega 3) : meningkatkan pertumbuhan sel otak dan mata. Asam lemak esensial berfungsi mempertahankan kesehatan dan menjaga kestabilan kadar kolesterol. Selain itu berperan penting dalam menjaga integritas dan fluiditas membran sel, mencegah inflamasi berlebih, membantu proses penyembuhan, dan berkontribusi dalam sistem imunitas tubuh.

 

  1. Vitamin
  • Vitamin A banyak terdapat pada minyak hati ikan, berperan dalam meningkatkan kesehatan mata dan kekebalan tubuh anak; regulasi dan modulasi sistem imunitas tubuh; melawan infeksi pada jaringan kulit, epitel, dan saluran pernafasan. Kapasitas antioksidan nya juga berfungsi dalam menjaga dan mengendalikan inflamasi.
  • Vitamin D berperan penting dalam sistem imunitas tubuh melawan infeksi bakteri, menjaga keseimbangan inflamasi,  menunjang pertumbuhan, dan menguatkan tulang.
  • Vitamin B6 : membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia serta kerusakan saraf.
  • Vitamin B12 : pembentukan sel-sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung serta kerusakan saraf.

 

Dalam masa pandemi ini diperlukan upaya untuk menjaga kesehatan tubuh dan sistem imunitas yang optimal, maka kita dianjurkan mengkonsumsi asam lemak omega-3 EPA+DHA hingga 1,750 mg per  minggu (sebagai contoh makan 2-3 x ikan dalam seminggu). Selain itu variasikan  konsumsi ikan dan makanan laut lain sangat membantu memenuhi kelengkapan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.

Tips memilih ikan yang baik dan segar

  • Bola mata cembung, cemerlang, kornea bening
  • Insang berwarna merah tua dan cemerlang
  • Terdapat lendir alami bening dan tidak lengket menutupi permukaan insang
  • Warna kulit cemerlang

Yang dihindari dalam pemilihan ikan

  • Warna kulit, daging, dan insang pucat
  • Berbau busuk
  • Lendir yang menutupi permukaan ikan hilang, mengering, pekat, dan lengket
  • Kulit mengering dan retak
  • Sisik banyak yang lepas
  • Daging lunak dan jika ditekan jari akan berbekas

 

Dapat disimpulkan dengan mengkonsumsi ikan dapat mendukung perkembangan otak pada usia dini, membantu meningkatkan kecerdasan, serta melindungi dari penyakit kerusakan syaraf lainnya pada usia lanjut. Konsumsi ikan yang mengandung makro dan mikro nutrisi bermanfaat untuk berperan dan menjaga sistem imunitas bekerja dengan optimal. Oleh karena itu pastikan memilih bahan baku ikan  yang aman, bermutu baik, dan mengolahnya dengan benar agar kandungan gizinya tidak berkurang.

 

 

Referensi :

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials