Detail

Blog Image

GURU DAN PERANNYA DALAM KESEHATAN MENTAL ANAK

Yuni Hermawaty, M.Psi (Psikolog)

Hari ini adalah peringatan hari Guru Nasional. Peringatan dimana guru memiliki peran yang sangat besar dalam pendidikan dan perkembangan mental anak bangsa.  Mengapa peran guru sangat penting dalam kesehatan mental anak. Mari kita tilik definisi yang disampaikan oleh WHO (world Health Organization). Sehat meliputi raga dan jiwa. Artinya seseorang disebut sehat ketika seseorang memiliki kesejahteraan biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Hal yang dimaksud adalah bukan hanya seseorang tidak memiliki penyakit fisik atau kecacatan saja, namun fungsi dan keseimbangan masing-masing aspek tersebut seseorang disebut sehat jiwa dan raga.

Untuk mencapai sehat fisik selain orangtua di rumah, guru memiliki peran untuk memberikan pengajaran yang berhubungan dengan kebugaran. Materi pendidikan kesehatan jasmani diterapkan sejak jaman berkembangnya pendidikan indonesia hingga saat ini. Penting kah kebugaran tubuh dalam proses belajar mengajar? Tentu saja penting. Kita bayangkan jika tubuh anak bugar maka ia akan sehat secara fisik, kuat, aktif, serta aliran oksigen dan peredaran fungsi lainnya juga berjalan dengan baik. Dampaknya anak akan ceria, aktif, mudah menangkap pelajaran, mampu menjaga konsentrasi, kritis,  serta akan memiliki dampak aspek-aspek kesehatan lainnya.

Selajutnya adalah aspek psikologis. Aspek yang paling umum terjadi adalah bagaimana seorang anak memiliki keterbatasan dalam mengatasi stres. Stres ini muncul dalam banyak hal. Ketidak mampuan menghadapi tugas sekolah, ketidak mampuan menghadapi lingkungan sosial, ketidak mampuan melakukan penyesuaian diri, ketidak mampuan belajar dan berbagai hal lainnya. Bagaimana peran guru agar anak memiliki kemampuan mengatasi stres? Hal mendasar yang dapat dilakukan adalah menjelaskan kepada anak jika manusia memiliki stres itu baik. Karena stres digunakan anak untuk bertumbuh, agar tidak monoton saja perjalanan pendidikan dan kehidupannya. Anak dijelaskan seperti stres yang baik membuat ia menjadi giat belajar, karena dalam waktu tertentu akan ada evalausi belajar/ ujian. Seorang guru yang baik mampu menyampaikan bentuk ujian yang dapat diterima anak sebagai satu bagian dalam proses belajar bukan hal yang menakutkan dan membuat anak menjadi mengalami perjalanan kondisi psikologis yang tidak menyenangkan. Anak yang tidak mampu mengatasi stres bisa mengalami psikosomatis, sering bolos karena phobia sekolah,  sering terlihat murung dan gejala-gejala psikologis lainnya. Guru juga sangat berperan untuk memahami perubahan psikologis dan perilaku siswa dalam keseharianya. Apakah sebaiknya guru terlihat galak agar anak jadi giat belajar? Salah satu peran guru adalah sebagai pendidik dan pembimbing. Untuk mencapai perilaku anak yang baik dan sehat mental bukan menjadi guru yang galak, namun guru yang berwibawa, disiplin dan tanggung jawab. Anak akan segan dan menerima baik guru yang demikian, karena guru dapat berperan sebagai teman bukan sebagai orang yang ditakuti.

Dari segi sosial peran guru sangat penting. Mengapa? Karena sepanjang rentang kehidupan, selalu memiliki tugas perkembangan secara sosial. Ketidakmatangan emosi, ketidaksiapan, dan ketidakmampuan anak melakukan penyesuaian diri  membuat anak sulit terlibat aktif dalam lingkungan sosial. Guru berperan untuk melakukan observasi , mencari informsi, melakukan pendekatan pada anak dan memikirkan cara efektif yang dapat digunakan agar anak bisa menyesuaikan diri di lingkungannya. Berbagai contoh anak yang terabaikan di rumah dan terabaikan disekolah membuat ia menarik diri di llingkungannya, disaat tertentu ia mengalami permasalahan yang menurutnya berat membuat anak melakukan tindakan merugikan. Ketika guru memahami peeubahan emosi, psikologis, perilaku anak perilaku negatif dapat dicegah, anak bisa diatasi permasalahannya dan ada peluang bagi anak untuk aktif dan produkti kembali.

Kesimbangan kesehatan berikutnya adalah secara spiritual. Aspek ini merupakan salah satu pondasi bagi anak untuk mempercayai penciptanya, Tuhannya , ajaran baik dan buruk, serta bagaimana bersikap santun (akhlak). Peran guru adalah memberikan pengajaran spiritual dan maknanya. Tidak membandingkan agama yang baik dan buruk serta yang paling dibutuhkan adalah mengajarkan toleransi antar umat beragama dan tidak menyerukan ujaran kebencian. Guru yang mampu mengajarkan spitual yang baik bagi anak berarti membantu anak membangun akhlak yang baik pula.

Hal yang penting dalam kesehatan mental adalah menerima. Menerima setiap keunikan anak, menerima kelebihan dan keterbatasan anak serta menerima setiap kritik dan saran yang diberikan kepada guru. Guru bukan sebagai individu yang hebat namun, karena jasa mereka ia akan mencetak individu yang hebat. Selamat Hari Guru Nasional. Engkau pahlawan kesehatan mental anak bangsa.

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials


Deprecated: Directive 'track_errors' is deprecated in Unknown on line 0