Detail

Blog Image

TINGKATKAN KEMAMPUAN PERAWAT BENTUK KONTRIBUSI RSJRW DALAM WUJUDKAN INDONESIA BEBAS PASUNG

Pemerintah telah mencanangkan program Indonesia Bebas Pasung. Program ini menjadi jawaban atas tingginya kasus pemasungan pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 menunjukkan bahwa gangguan jiwa berat yang pernah dipasung sebesar 14,3 persen. Tindakan pemasungan dilakukan secara tradisional dengan menggunakan kayu atau rantai pada kaki, tetapi juga tindakan pengekangan yang membatasi gerak, pengisolasian, termasuk mengurung dan penelantaran, yang menyertai salah satu metode pemasungan (Kementerian Kesehatan RI, 2013).

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan gangguan jiwa, serta masih kurangnya akses menuju pelayanan kesehatan jiwa menyebabkan hak ODGJ untuk mendapatkan perawatan dan penanganan di fasilitas kesehatan tidak dapat terpenuhi secara optimal.  Hal tersebut diperparah dengan perlakuan diskriminatif, stigma dan terisolasi dari lingkungannya. Hingga akhirnya pemasungan dianggap sebagai solusi dari seseorang yang sedang mengalami gangguan jiwa.

Sebagai langkah mewujudkan Indonesia bebas pasung, pemerintah membangun sistem pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif. Sebagai penyedia layanan kesehatan jiwa rujukan, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) memiliki peran strategis untuk memberikan edukasi dan sosialisasi pada komunitas maupun fasilitas kesehatan primer dan sekunder mengenai tata laksana penanganan pasung dengan pendekatan klinik.  

Sebagai layanan rujukan pasung, tentunya RSJRW harus terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sebagai pemberi pelayanan. Pada 14-15 Oktober 2019 rumah sakit menyelenggarakan kegiatan pelatihan penanganan korban pasung dengan pendekatan klinik bagi 40 perawat. Pelatihan ini ditujukan untuk memberikan Memberikan informasi kepada perawat dalam menangani korban pasung dengan pendekatan klinik, menentukan asuhan keperawatan prioritas pada penderita korban pasung dan memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif kepada penderita korban pasung berbasis klinik.

Kompetisi yang dimiliki perawat sebagai pemberi layanan memberikan dampak signifikan pada pemulihan penyintas pasung. Mulai dari mengurangi disabilitas hingga menumbuhkan kembali rasa percaya diri untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang bermartabat.

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials