Detail

Blog Image

JANGAN ANGGAP BIASA STRESS DI TEMPAT KERJA

dr. Nur Aida, Sp.KJ

Stres di tempat kerja menjadi fenomena yang jamak ditemui di sebuah instansi pemerintah ataupun swasta. Fakta menunjukkan bahwa dalam lingkungan kerja dimana seseorang berada, sebagian besar pernah mengalami stres, meski pada tingkat yang paling ringan sekalipun.

Terdapat dua faktor penyebab munculnya stres di tempat kerja, yaitu faktor lingkungan kerja dan faktor personal. Faktor lingkungan kerja dapat berupa kondisi tempat kerja, manajemen kantor maupun interaksi sosial di lingkungan kerja. Faktor personal bisa berupa tipe kepribadian, peristiwa atau pengalaman pribadi maupun masalah keluarga yang turut mempengaruhi kondisi psikologis seseorang.         

Pada dunia kerja, kerap ditemui adanya pegawai/karyawan yang produktivitasnya menurun, bersikap kurang kooperatif ataupun bermasalah dalam berinteraksi dengan rekan kerja. Menyikapi dinamika kondisi tersebut, instansi harus tanggap untuk melihat lebih jauh faktor penyebab seorang pegawai/karyawan yang berperilaku demikian.

Stress di tempat kerja dapat menjadi salah satu penyebab yang patut diwaspadai. Stress yang tidak terindikasi dan tidak tertangani dengan baik dapat mengakibatkan ketidakmampuan dalam mengambil keputusan yang sehat, kurangnya konsentrasi, sensitivitas atau kepekaan terhadap kritik dari luar, sering membolos atau mangkir dari pekerjaan, produktivitas rendah, ketidakpuasan kerja serta menurunnya loyalitas terhadap tempat kerja. Untuk itu penanganan terhadap stres di tempat kerja harus dilakukan segera dengan memperhatikan cara penanganannya karena setiap individu karyawan memiliki kondisi yang berbeda.

Menyikapi pentingnya sebuah organisasi memperhatikan kondisi kesehatan jiwa karyawannya, maka RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) melakukan inovasi dengan memunculkan Program Psikiatri Industri sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan kesehatan jiwa di tempat kerja.

Ide ini dimotori oleh dr. Nur Aida, SpKJ  berangkat dari kepedulian terhadap tuntutan pekerjaan yang semakin dinamis di lingkungan RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) sehingga memungkinkan terjadinya stres pada masing-masing karyawan.

Ruang lingkup psikiatri industri terutama mencakup kesehatan psikis atau kesehatan jiwa karyawan di tempat kerja. Tujuan dari psikiatri industri adalah untuk meningkatkan performa kinerja pegawai atau karyawan sebagai bagian pengembangan layanan rumah sakit secara holistik.

Beberapa program kegiatan dari tim Psikiatri Industri, antara lain :

  1. Medical Check Up

     Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap karyawan atau calon karyawan yang            bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang    mungkin dialami oleh pegawai/karyawan . Beberapa keunggulan  MCU antara lain :

  • Dilakukan oleh tim praktisi kesehatan yang professional dan berpengalaman (dokter, psikiater dan psikolog)
  • Tarif sangat kompetitif
  • Hasilnya real dan aktual sehingga bisa disesuaikan dengan faktor resiko dan kebutuhan perusahaan / instansi / yayasan.
  1. Psikotes, adalah seleksi untuk proses masuk pegawai/karyawan sesuai kriteria yang ditetapkan, menentukan penempatan awal ataupun penempatan kembali seorang pegawai/karyawan dengan beberapa pertimbangan, misalnya:
  • Multiple intelligence
  • Bakat dan minat
  • Ciri kepribadian
  • Kapasitas mental yang meliputi keterbukaan, integritas, daya tahan terhadap stres
  1. Capacity building, adalah kegiatan untuk mengoptimalkan kemampuan yang ada dan menyesuaikannya dengan dinamika eksternal dan internal organisasi dengan membangun :
  • Motivational training
  • Team building
  • Effective communication
  • Assertive training
  • Stress management
  • Life skills training
  • Anger management
  1. Psychological support, memberikan dukungan psikologi yang positif di tempat kerja sangat dibutuhkan secara berkelanjutan dengan tujuan untuk memelihara produktivitas staf sehingga          dapat mengalihkan perhatian dari aspek negatif seperti kekerasan kerja, stres, kelelahan dan     ketidaknyamanan kerja. Kegiatan yang dilakukan oleh tim psikiatri industri diantaranya :
  • Conflict management
  • Counseling
  • Preretirement training

Berbagai macam kegiatan yang telah dilakukan oleh tim Psikiatri Industri mendapatkan dukungan yang positif dari manajemen dan karyawan karena melalui kegiatan-kegiatan yang telah terselenggara, karyawan  merasa diperhatikan dan dihargai sebagai bagian dari keluarga besar rumah sakit.

Selain melakukan kegiatan untuk internal karyawan, tim Psikiatri Industri ini juga melakukan kegiatan eksternal diantaranya :

  1. Melakukan promotif melalui Arema TV dengan topik pengembangan layanan psikiatri industri RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang.
  2. Adanya permintaan pelatihan capacity building untuk karyawan RS Jiwa Kalawa Atei di Palangkaraya dan mendapatkan respon yang bagus dan positif.

Dengan adanya Psikiatri Industri diharapkan semakin mengukuhkan profil RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang sebagai penyedia layanan secara paripurna dan holistik yang berkelanjutan.

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials