Detail

Blog Image

RSJRW GELAR PELATIHAN DI DESA BINAAN GUNA TINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KEPEDULIAN TERHADAP KEDARURATAN PSIKIATRI

Beberapa waktu terakhir publik kerap dikejutkan oleh pemberitaan kasus bunuh diri oleh publik figur idola mereka, sebut saja aktor kenamaan Hollywood Robin William, anggota boyband Korea Shinee Jonghyun, vokalis band papan atas dunia Linkin Park Chester Bennington hingga kasus bunuh diri terakhir yang membuat publik terkejut adalah kasus bunuh diri Kate Spade desainer dan produsen tas terkenal yang telah memasarkan produknya ke seluruh penjuru dunia. Kasus bunuh diri adalah salah satu fenomena kegawat daruratan psikiatri yang kerap tidak disadari dan tidak tertangani dengan baik.

Sebagai rumah sakit khusus jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) memberikan perhatian khusus pada kasus-kasus kegawat daruratan psikiatri di masyarakat yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.  Menyikapi fenomena tersebut RSJRW menyelenggarakan pelatihan Kegawat Daruratan Psikiatri di Desa Binaan Siaga Sehat Jiwa Wonorejo Blandit pada Senin 27 Agustus 2018 yang lalu.

Secara umum kegawat daruratan psikiatri adalah setiap gangguan dalam pikiran, perasaan, atau tindakan yang memerlukan penanganan segera. Bila tidak segera diatasi maka akan membahayakan diri sendiri, orang lain maupun lingkungan terdekatnya. Kejadian gawat darurat psikiatri umumnya jarang ditemui di layanan gawat darurat rumah sakit, maka deteksi dini dan penanganan awal gawat darurat psikiatri sangat dibutuhkan bagi tenaga kesehatan, kader jiwa maupun masyarakat awam.  

Pelatihan diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari 24 kader jiwa dan tenaga kesehatan puskesmas, 14 mahasiswa, dan 5 keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pelatihan tersebut bertujuan mempersiapkan petugas di lapangan untuk siap dan memahami penanganan dini gawat darurat psikiatri. Bertindak sebagai narasumber Sulistyono S. Kep, Ners, M.Kep menyampaikan materi tata laksana penanganan  gawat darurat psikiatri pada kasus  gaduh gelisah, percobaan bunuh diri, penelantaran diri , dan penggunaan napza yang kerap terjadi di masyarakat. Tata laksana tersebut meliputi identifikasi kegawat daruratan, strategi pemeriksaan, tata laksana restrain, terapi obat yang dibutuhkan, dan persiapan yang harus dilakukan saat akan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan.

Pelatihan gawat darurat psikiatri kali ini juga merupakan rangkaian kegiatan Program Hibah Bina Desa yang telah dicanangkan pada 6 Agustus 2018 yang lalu. Diharapkan rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan bekal yang cukup untuk mewujudkan desa Ex-ODGJ yang berdaya guna (hukormas pkrs rsjrw 0341 426015).

Kategori

Terkini

Tags

Testimonials